Cara Memilih Shade Foundation yang Tepat Sesuai Warna Kulit agar Tidak Abu-Abu

Wanita sedang mencoba beberapa shade foundation pada garis rahang untuk menemukan warna yang sesuai dengan kulit.
Pilih Shade Foundation yang Tepat / Foto:Stefanie sentana

Cara Memilih Shade Foundation yang Tepat Sesuai Warna Kulit agar Tidak Abu-Abu

Pernahkah Anda merasa sudah tampil rapi dengan riasan wajah yang maksimal, tetapi ketika berada di luar ruangan atau melihat wajah di bawah cahaya terang, foundation justru terlihat kelabu atau abu-abu? Masalah ini sering terjadi ketika warna foundation tidak menyatu dengan warna kulit atau undertone alami wajah. Akibatnya, makeup yang seharusnya membuat wajah terlihat lebih segar justru dapat membuat kulit tampak kusam, pucat, atau belang.

Memilih shade foundation yang tepat sebenarnya bukan sekadar mencari warna yang terlihat paling mirip di dalam kemasan. Anda perlu memahami perbedaan antara skintone dan undertone, mengetahui karakter warna kulit, melakukan swatch di area yang tepat, serta memeriksa hasil foundation di bawah pencahayaan yang berbeda. Dengan memahami langkah-langkah tersebut, Anda akan lebih mudah menemukan foundation yang terlihat menyatu dan natural di wajah.

Memahami Penyebab Utama Foundation Menjadi Abu-Abu di Wajah

Sebelum mencari solusi, penting untuk memahami mengapa foundation dapat terlihat abu-abu setelah diaplikasikan. Kondisi yang sering disebut ashy ini dapat terjadi ketika warna foundation tidak sesuai dengan karakter warna kulit.

Salah satu penyebabnya adalah ketidaksesuaian undertone. Misalnya, kulit memiliki kecenderungan warm, tetapi foundation yang digunakan memiliki nuansa cool atau pink yang terlalu kuat. Perbedaan tersebut dapat membuat warna foundation terlihat kurang menyatu dengan kulit dan menghasilkan tampilan yang kusam atau keabu-abuan.

Foundation yang terlalu terang dari warna kulit juga dapat memberikan efek serupa. Ketika warna foundation terlalu jauh dari warna alami wajah, hasil makeup dapat terlihat seperti lapisan yang berdiri sendiri dan tidak menyatu dengan kulit.

Selain pemilihan shade, perubahan warna foundation setelah diaplikasikan juga perlu diperhatikan. Sebagian produk dapat mengalami perubahan warna setelah bercampur dengan minyak alami wajah, udara, skincare, atau produk makeup lainnya. Kondisi tersebut sering disebut sebagai oksidasi.

Karena itu, foundation yang terlihat cocok ketika pertama kali diaplikasikan belum tentu menghasilkan warna yang sama setelah beberapa waktu.

Baca artikel selanjutnya:

Mengenali Perbedaan Skintone dan Undertone Kulit Wajah

Banyak orang memilih foundation hanya berdasarkan apakah kulit terlihat putih, kuning langsat, sawo matang, atau gelap. Padahal, cara memilih shade foundation yang tepat membutuhkan pemahaman mengenai dua hal, yaitu skintone dan undertone.

Apa Itu Skintone?

Skintone adalah warna permukaan kulit yang terlihat secara langsung. Warna ini dapat berada pada tingkat yang berbeda, mulai dari kulit terang hingga kulit yang lebih gelap.

Skintone dapat terlihat berbeda karena paparan sinar matahari, kondisi kulit, dan area tubuh yang diamati. Warna wajah, tangan, dan leher juga tidak selalu sama persis.

Karena itu, jangan menentukan shade foundation hanya dengan membandingkannya dengan warna punggung tangan. Area tersebut belum tentu memiliki warna yang sama dengan wajah.

Apa Itu Undertone?

Undertone adalah kecenderungan warna dasar kulit yang berada di bawah permukaan kulit. Secara umum, undertone dapat dikelompokkan menjadi warm, cool, dan neutral.

Warm undertone biasanya memiliki kecenderungan warna kuning atau keemasan. Cool undertone cenderung memiliki nuansa merah muda, kemerahan, atau kebiruan. Sementara itu, neutral berada di antara kecenderungan warm dan cool.

Namun, hasil pengelompokan tersebut tidak selalu mutlak. Seseorang dapat memiliki karakter warna yang sulit dimasukkan secara sempurna ke dalam satu kategori.

Karena itu, menentukan undertone sebaiknya tidak hanya menggunakan satu metode. Gunakan beberapa petunjuk dan tetap periksa hasil foundation secara langsung pada kulit.

Trik Praktis Menentukan Undertone Kulit Secara Akurat

Salah satu cara yang sering digunakan adalah memperhatikan warna pembuluh darah pada pergelangan tangan di bawah pencahayaan alami.

Jika pembuluh darah terlihat dominan kehijauan, kulit sering dikaitkan dengan warm undertone. Jika terlihat kebiruan atau keunguan, kulit cenderung memiliki cool undertone. Apabila warna yang terlihat merupakan campuran hijau dan biru atau sulit dibedakan, kemungkinan kulit memiliki neutral undertone.

Anda juga dapat menggunakan warna perhiasan sebagai petunjuk tambahan. Sebagian orang dengan warm undertone terlihat lebih menyatu dengan perhiasan emas, sedangkan pemilik cool undertone sering terlihat cocok dengan perhiasan perak.

Meski demikian, tes tersebut sebaiknya digunakan sebagai petunjuk awal, bukan satu-satunya dasar untuk menentukan shade. Pengujian foundation secara langsung tetap penting karena setiap merek memiliki karakter warna dan sistem shade yang berbeda.

Model membandingkan shade foundation sesuai warna kulit agar hasil makeup terlihat natural tanpa efek abu-abu.
Cara Memilih Shade Foundation Yang Tepat Sesuai Warna Kulit / Foto:Stefanie sentana

Cara Memilih Shade Foundation yang Tepat

Setelah mengetahui perkiraan skintone dan undertone, jangan langsung mengambil satu shade berdasarkan nama atau warna kemasan. Jika tersedia tester, pilih beberapa warna yang terlihat paling mendekati warna kulit.

Membandingkan dua atau tiga shade sekaligus akan membuat perbedaan warna lebih mudah terlihat. Perhatikan bukan hanya tingkat kecerahannya, tetapi juga apakah warna tersebut cenderung kuning, merah muda, netral, atau keemasan.

Lakukan Swatch Foundation di Area yang Tepat

Kesalahan yang sering dilakukan saat membeli foundation adalah mengoleskan tester hanya pada punggung tangan.

Warna punggung tangan tidak selalu sama dengan warna wajah dan leher. Karena itu, cara swatch foundation yang lebih membantu adalah mengoleskan beberapa pilihan warna pada area garis rahang hingga mendekati leher.

Buat beberapa garis tipis dari shade yang berbeda. Setelah itu, lihat shade mana yang paling menyatu dengan warna kulit di sekitar wajah dan leher.

Foundation yang paling sesuai biasanya tidak menciptakan batas warna yang terlihat jelas antara wajah dan leher.

Baca juga artikel :

Periksa Hasil Foundation di Bawah Cahaya Alami

Pencahayaan toko dapat memengaruhi cara mata melihat warna foundation. Lampu yang terlalu putih atau kuning dapat membuat shade terlihat berbeda dari kondisi sebenarnya.

Jika memungkinkan, periksa hasil swatch di bawah pencahayaan alami. Lihat dari beberapa sudut dan jangan hanya mengandalkan tampilan di bawah lampu toko.

Cara ini juga membantu Anda melihat apakah foundation terlihat terlalu terang, terlalu gelap, terlalu kuning, terlalu merah muda, atau justru membuat wajah terlihat abu-abu.

Tunggu Sebelum Membeli

Jangan langsung membeli foundation hanya karena warna awalnya terlihat sesuai.

Berikan waktu untuk melihat bagaimana foundation berubah setelah beberapa saat menempel di kulit. Perhatikan apakah warna menjadi lebih gelap, lebih kuning, lebih oranye, atau tetap terlihat menyatu.

Perubahan tersebut penting untuk diperhatikan karena setiap formula foundation dapat memberikan hasil yang berbeda pada kondisi kulit yang berbeda.

Panduan Foundation Berdasarkan Undertone :

1. Foundation untuk Warm Undertone

Pemilik warm undertone biasanya dapat mempertimbangkan foundation dengan kecenderungan warna kuning, golden, warm beige, atau peach, tergantung tingkat kecerahan kulit.

Namun, jangan memilih shade hanya karena memiliki label “warm”. Tetap lakukan swatch untuk memastikan warna tersebut benar-benar menyatu dengan kulit.

2. Foundation untuk Cool Undertone

Pemilik cool undertone dapat mempertimbangkan warna foundation dengan kecenderungan pink, rosy, atau cool beige.

Jika foundation yang digunakan terlalu kuning atau terlalu hangat, hasilnya dapat terlihat kurang menyatu dengan kulit. Sebaliknya, warna yang terlalu pink juga dapat memberikan hasil yang kurang natural jika undertone sebenarnya neutral.

3. Foundation untuk Neutral Undertone

Pemilik neutral undertone biasanya dapat mempertimbangkan warna foundation yang tidak terlalu kuning dan tidak terlalu pink.

Shade dengan label neutral atau beige dapat menjadi pilihan awal. Namun, nama shade bukan jaminan bahwa warna tersebut akan sama pada setiap merek. Swatch tetap diperlukan sebelum menentukan pilihan.

Menyesuaikan Foundation dengan Kondisi Kulit

Memilih shade foundation bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Kondisi kulit juga dapat memengaruhi bagaimana foundation terlihat setelah diaplikasikan.

Untuk kulit berminyak, formula dengan hasil akhir matte dapat menjadi salah satu pilihan. Primer yang mampu mengontrol minyak juga dapat membantu membuat tampilan makeup lebih teratur.

Sementara itu, pemilik kulit kering dapat mempertimbangkan foundation dengan hasil akhir yang lebih natural atau dewy. Penggunaan pelembap yang tepat sebelum makeup juga dapat membantu mempersiapkan kulit.

Untuk hasil makeup secara keseluruhan, pemilihan foundation juga perlu disesuaikan dengan produk lain yang digunakan setelahnya.

Kesalahan Umum Saat Memilih Shade Foundation :

1. Menguji Foundation Hanya di Punggung Tangan

Punggung tangan bukan selalu representasi warna wajah. Karena itu, jangan menjadikannya satu-satunya lokasi untuk menentukan shade.

2. Memilih Foundation yang Terlalu Terang

Foundation tidak bertujuan mengubah warna kulit menjadi jauh lebih putih. Fungsi utamanya adalah membantu meratakan tampilan warna kulit.

Shade yang terlalu terang dapat membuat wajah terlihat pucat atau abu-abu.

3. Hanya Mengikuti Nama Shade

Setiap merek dapat memiliki sistem penamaan warna yang berbeda. Shade bernama “Natural” pada satu merek belum tentu memiliki warna yang sama pada merek lainnya.

4. Mengabaikan Undertone

Dua foundation dapat memiliki tingkat kecerahan yang hampir sama tetapi terlihat berbeda karena undertone-nya berbeda. Karena itu, perhatikan tingkat warna dan undertone secara bersamaan.

5. Membeli Foundation Tanpa Memeriksa Pencahayaan

Warna foundation dapat terlihat berbeda di bawah lampu toko dan cahaya alami. Selalu periksa hasil swatch sebelum menentukan pilihan.

Mengatasi Foundation yang Terlanjur Salah Shade

Jika foundation terlanjur terlalu terang, Anda dapat mempertimbangkan untuk mencampurnya dengan shade yang sedikit lebih gelap, selama kedua produk memiliki formula yang dapat digunakan bersama.

Jika foundation terlalu gelap, mencampurnya dengan shade yang lebih terang juga dapat menjadi pilihan.

Sementara itu, jika masalah utamanya adalah undertone yang tidak sesuai, penggunaan color mixer atau corrector khusus complexion dapat membantu melakukan penyesuaian warna.

Foundation yang terlalu terang juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan dimensi pada area tertentu, seperti bagian tengah wajah, selama hasil akhirnya tetap terlihat natural.

Foundation yang terlalu gelap dapat digunakan secara terbatas sebagai bagian dari teknik dimensi wajah, tetapi penggunaannya harus tetap disesuaikan dengan warna kulit.

Dengan sedikit kreativitas, produk yang salah shade tidak selalu harus langsung dibuang.

Memahami Shade Foundation dari Setiap Merek

Salah satu hal yang sering dilupakan ketika membeli foundation adalah perbedaan sistem shade antarproduk.

Jangan menganggap bahwa shade dengan nama yang sama akan menghasilkan warna yang identik. Setiap merek dapat menggunakan sistem warna dan formulasi yang berbeda.

Jika Anda sudah menemukan foundation yang cocok, catat nama shade dan karakter undertone-nya. Informasi tersebut dapat menjadi referensi ketika mencari produk lain.

Namun, ketika berpindah merek, tetap lakukan pengujian karena shade yang tampaknya setara belum tentu memberikan hasil yang sama.

Tips Agar Foundation Terlihat Lebih Natural

Foundation yang tepat seharusnya tidak membuat wajah terlihat seperti menggunakan lapisan warna yang berbeda.

Setelah menemukan shade yang sesuai, gunakan produk secukupnya dan ratakan secara merata pada wajah. Jangan menggunakan foundation terlalu tebal hanya untuk menutupi seluruh ketidaksempurnaan kulit.

Jika Anda menyukai hasil base makeup natural, penggunaan foundation dengan jumlah yang sesuai dapat membantu mempertahankan tampilan kulit yang lebih segar.

Jawaban Singkat: Bagaimana Cara Memilih Shade Foundation agar Tidak Abu-Abu?

Pilih foundation yang paling mendekati warna kulit dan sesuai dengan undertone, kemudian lakukan swatch di garis rahang hingga mendekati leher. Bandingkan beberapa shade di bawah pencahayaan alami dan tunggu beberapa saat untuk melihat perubahan warnanya sebelum membeli.

Dengan cara tersebut, risiko foundation terlihat terlalu terang, terlalu gelap, belang, kusam, atau abu-abu dapat dikurangi.

Kesimpulan

Cara memilih shade foundation yang tepat sesuai warna kulit tidak hanya bergantung pada apakah kulit terlihat terang atau gelap. Anda juga perlu memperhatikan undertone, kondisi kulit, area pengujian, pencahayaan, dan perubahan warna foundation setelah digunakan.

Mulailah dengan memahami skintone dan undertone. Setelah itu, pilih beberapa shade yang paling mendekati dan lakukan swatch pada garis rahang hingga mendekati leher.

Jangan terburu-buru menentukan pilihan hanya berdasarkan tampilan foundation ketika baru diaplikasikan. Periksa hasilnya di bawah pencahayaan alami dan tunggu beberapa saat untuk mengetahui apakah warna foundation berubah.

Foundation yang tepat bukanlah foundation yang membuat kulit terlihat jauh lebih putih. Shade yang tepat adalah warna yang mampu menyatu dengan kulit sehingga hasil makeup terlihat natural, merata, dan tetap memperlihatkan karakter kulit asli.

FAQ

Mengapa foundation terlihat abu-abu di wajah?

Foundation dapat terlihat abu-abu ketika warna atau undertone-nya tidak sesuai dengan kulit. Shade yang terlalu terang juga dapat memberikan efek pucat atau keabu-abuan.

Bagaimana cara menentukan undertone kulit?

Anda dapat melihat warna pembuluh darah sebagai salah satu petunjuk, kemudian membandingkannya dengan karakter warna kulit dan kecocokan perhiasan. Namun, jangan hanya menggunakan satu metode.

Apakah kulit sawo matang selalu memiliki warm undertone?

Tidak. Kulit sawo matang dapat memiliki warm, cool, maupun neutral undertone.

Apakah foundation harus dicoba di tangan?

Sebaiknya tidak menjadikan punggung tangan sebagai lokasi utama. Garis rahang hingga mendekati leher lebih membantu untuk melihat apakah foundation menyatu dengan wajah.

Apakah foundation harus sama persis dengan warna kulit?

Foundation idealnya menyatu dengan warna kulit sehingga tidak menciptakan perbedaan warna yang mencolok antara wajah dan leher.

Apakah semua merek memiliki shade foundation yang sama?

Tidak. Setiap merek dapat memiliki sistem shade dan karakter warna yang berbeda.

Bagaimana jika foundation terlanjur terlalu terang?

Foundation yang terlalu terang dapat dicampur dengan shade yang lebih gelap jika kedua formula kompatibel. Produk tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dimensi wajah tertentu.

Bagaimana jika foundation terlanjur terlalu gelap?

Foundation dapat dicampur dengan shade yang lebih terang jika formulanya kompatibel. Penggunaannya juga dapat disesuaikan untuk memberikan dimensi pada area tertentu.

Posting Komentar

0 Komentar