Cara Memilih Shade Foundation yang Tepat Sesuai Warna Kulit agar Tidak Abu-Abu
Pernahkah Anda merasa
sudah tampil rapi dengan riasan wajah yang maksimal, tetapi ketika berada di
luar ruangan atau melihat wajah di bawah cahaya terang, foundation justru
terlihat kelabu atau abu-abu? Masalah ini sering terjadi ketika warna
foundation tidak menyatu dengan warna kulit atau undertone alami wajah.
Akibatnya, makeup yang seharusnya membuat wajah terlihat lebih segar justru
dapat membuat kulit tampak kusam, pucat, atau belang.
Memilih shade
foundation yang tepat sebenarnya bukan sekadar mencari warna yang terlihat
paling mirip di dalam kemasan. Anda perlu memahami perbedaan antara skintone
dan undertone, mengetahui karakter warna kulit, melakukan swatch di area yang
tepat, serta memeriksa hasil foundation di bawah pencahayaan yang berbeda.
Dengan memahami langkah-langkah tersebut, Anda akan lebih mudah menemukan
foundation yang terlihat menyatu dan natural di wajah.
Memahami Penyebab Utama Foundation Menjadi Abu-Abu di Wajah
Sebelum mencari solusi,
penting untuk memahami mengapa foundation dapat terlihat abu-abu setelah
diaplikasikan. Kondisi yang sering disebut ashy ini dapat terjadi ketika
warna foundation tidak sesuai dengan karakter warna kulit.
Salah satu penyebabnya
adalah ketidaksesuaian undertone. Misalnya, kulit memiliki kecenderungan warm,
tetapi foundation yang digunakan memiliki nuansa cool atau pink yang terlalu
kuat. Perbedaan tersebut dapat membuat warna foundation terlihat kurang menyatu
dengan kulit dan menghasilkan tampilan yang kusam atau keabu-abuan.
Foundation yang terlalu
terang dari warna kulit juga dapat memberikan efek serupa. Ketika warna
foundation terlalu jauh dari warna alami wajah, hasil makeup dapat terlihat
seperti lapisan yang berdiri sendiri dan tidak menyatu dengan kulit.
Selain pemilihan shade,
perubahan warna foundation setelah diaplikasikan juga perlu diperhatikan.
Sebagian produk dapat mengalami perubahan warna setelah bercampur dengan minyak
alami wajah, udara, skincare, atau produk makeup lainnya. Kondisi tersebut sering
disebut sebagai oksidasi.
Karena itu, foundation
yang terlihat cocok ketika pertama kali diaplikasikan belum tentu menghasilkan
warna yang sama setelah beberapa waktu.
Baca artikel selanjutnya:
- 10 Inspirasi Makeup Editorial untuk Model Fashion Tampil Unik & Berkarakter
- Tren Makeup Terbaru yang Sedang Populer dan Banyak Digemari Tahun Ini
Mengenali Perbedaan Skintone dan Undertone Kulit Wajah
Banyak orang memilih foundation hanya berdasarkan apakah kulit terlihat putih, kuning langsat, sawo matang, atau gelap. Padahal, cara memilih shade foundation yang tepat membutuhkan pemahaman mengenai dua hal, yaitu skintone dan undertone.
Apa Itu Skintone?
Skintone
adalah warna permukaan kulit yang terlihat secara langsung. Warna ini dapat
berada pada tingkat yang berbeda, mulai dari kulit terang hingga kulit yang
lebih gelap.
Skintone dapat terlihat
berbeda karena paparan sinar matahari, kondisi kulit, dan area tubuh yang
diamati. Warna wajah, tangan, dan leher juga tidak selalu sama persis.
Karena itu, jangan menentukan shade foundation hanya dengan membandingkannya dengan warna punggung tangan. Area tersebut belum tentu memiliki warna yang sama dengan wajah.
Apa Itu Undertone?
Undertone
adalah kecenderungan warna dasar kulit yang berada di bawah permukaan kulit.
Secara umum, undertone dapat dikelompokkan menjadi warm, cool, dan neutral.
Warm undertone biasanya
memiliki kecenderungan warna kuning atau keemasan. Cool undertone cenderung
memiliki nuansa merah muda, kemerahan, atau kebiruan. Sementara itu, neutral
berada di antara kecenderungan warm dan cool.
Namun, hasil
pengelompokan tersebut tidak selalu mutlak. Seseorang dapat memiliki karakter
warna yang sulit dimasukkan secara sempurna ke dalam satu kategori.
Karena itu, menentukan
undertone sebaiknya tidak hanya menggunakan satu metode. Gunakan beberapa
petunjuk dan tetap periksa hasil foundation secara langsung pada kulit.
Trik Praktis Menentukan Undertone Kulit Secara Akurat
Salah satu cara yang
sering digunakan adalah memperhatikan warna pembuluh darah pada pergelangan
tangan di bawah pencahayaan alami.
Jika pembuluh darah
terlihat dominan kehijauan, kulit sering dikaitkan dengan warm undertone. Jika
terlihat kebiruan atau keunguan, kulit cenderung memiliki cool undertone.
Apabila warna yang terlihat merupakan campuran hijau dan biru atau sulit
dibedakan, kemungkinan kulit memiliki neutral undertone.
Anda juga dapat
menggunakan warna perhiasan sebagai petunjuk tambahan. Sebagian orang dengan
warm undertone terlihat lebih menyatu dengan perhiasan emas, sedangkan pemilik
cool undertone sering terlihat cocok dengan perhiasan perak.
Meski demikian, tes
tersebut sebaiknya digunakan sebagai petunjuk awal, bukan satu-satunya dasar
untuk menentukan shade. Pengujian foundation secara langsung tetap penting
karena setiap merek memiliki karakter warna dan sistem shade yang berbeda.
Cara Memilih Shade Foundation yang Tepat
Setelah mengetahui
perkiraan skintone dan undertone, jangan langsung mengambil satu shade
berdasarkan nama atau warna kemasan. Jika tersedia tester, pilih beberapa warna
yang terlihat paling mendekati warna kulit.
Membandingkan dua atau tiga shade sekaligus akan membuat perbedaan warna lebih mudah terlihat. Perhatikan bukan hanya tingkat kecerahannya, tetapi juga apakah warna tersebut cenderung kuning, merah muda, netral, atau keemasan.
Lakukan Swatch Foundation di Area yang Tepat
Kesalahan yang sering
dilakukan saat membeli foundation adalah mengoleskan tester hanya pada punggung
tangan.
Warna punggung tangan
tidak selalu sama dengan warna wajah dan leher. Karena itu, cara swatch
foundation yang lebih membantu adalah mengoleskan beberapa pilihan warna pada
area garis rahang hingga mendekati leher.
Buat beberapa garis
tipis dari shade yang berbeda. Setelah itu, lihat shade mana yang paling
menyatu dengan warna kulit di sekitar wajah dan leher.
Foundation yang paling
sesuai biasanya tidak menciptakan batas warna yang terlihat jelas antara wajah
dan leher.
Baca juga artikel :
- Apa Itu Primer Makeup? Fungsi, Cara Pakai, dan Waktu yang Tepat Menggunakannya
- Rekomendasi Makeup Simple untuk Sekolah dan Kuliah
- Perawatan Wajah Sebelum Makeup Agar Kulit Sehat dan Makeup Lebih Nempel
Periksa Hasil Foundation di Bawah Cahaya Alami
Pencahayaan toko dapat
memengaruhi cara mata melihat warna foundation. Lampu yang terlalu putih atau
kuning dapat membuat shade terlihat berbeda dari kondisi sebenarnya.
Jika memungkinkan,
periksa hasil swatch di bawah pencahayaan alami. Lihat dari beberapa sudut dan
jangan hanya mengandalkan tampilan di bawah lampu toko.
Cara ini juga membantu
Anda melihat apakah foundation terlihat terlalu terang, terlalu gelap, terlalu
kuning, terlalu merah muda, atau justru membuat wajah terlihat abu-abu.
Tunggu Sebelum Membeli
Jangan langsung membeli
foundation hanya karena warna awalnya terlihat sesuai.
Berikan waktu untuk
melihat bagaimana foundation berubah setelah beberapa saat menempel di kulit.
Perhatikan apakah warna menjadi lebih gelap, lebih kuning, lebih oranye, atau
tetap terlihat menyatu.
Perubahan tersebut
penting untuk diperhatikan karena setiap formula foundation dapat memberikan
hasil yang berbeda pada kondisi kulit yang berbeda.
Panduan Foundation Berdasarkan Undertone :
1. Foundation untuk
Warm Undertone
Pemilik warm undertone
biasanya dapat mempertimbangkan foundation dengan kecenderungan warna kuning,
golden, warm beige, atau peach, tergantung tingkat kecerahan kulit.
Namun, jangan memilih
shade hanya karena memiliki label “warm”. Tetap lakukan swatch untuk memastikan
warna tersebut benar-benar menyatu dengan kulit.
2. Foundation untuk
Cool Undertone
Pemilik cool undertone
dapat mempertimbangkan warna foundation dengan kecenderungan pink, rosy, atau
cool beige.
Jika foundation yang
digunakan terlalu kuning atau terlalu hangat, hasilnya dapat terlihat kurang
menyatu dengan kulit. Sebaliknya, warna yang terlalu pink juga dapat memberikan
hasil yang kurang natural jika undertone sebenarnya neutral.
3. Foundation untuk
Neutral Undertone
Pemilik neutral
undertone biasanya dapat mempertimbangkan warna foundation yang tidak terlalu
kuning dan tidak terlalu pink.
Shade dengan label
neutral atau beige dapat menjadi pilihan awal. Namun, nama shade bukan jaminan
bahwa warna tersebut akan sama pada setiap merek. Swatch tetap diperlukan
sebelum menentukan pilihan.
Menyesuaikan Foundation dengan Kondisi Kulit
Memilih shade
foundation bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Kondisi kulit juga
dapat memengaruhi bagaimana foundation terlihat setelah diaplikasikan.
Untuk kulit berminyak,
formula dengan hasil akhir matte dapat menjadi salah satu pilihan. Primer yang
mampu mengontrol minyak juga dapat membantu membuat tampilan makeup lebih
teratur.
Sementara itu, pemilik
kulit kering dapat mempertimbangkan foundation dengan hasil akhir yang lebih
natural atau dewy. Penggunaan pelembap yang tepat sebelum makeup juga
dapat membantu mempersiapkan kulit.
Untuk hasil makeup
secara keseluruhan, pemilihan foundation juga perlu disesuaikan dengan produk
lain yang digunakan setelahnya.
Kesalahan Umum Saat Memilih Shade Foundation :
1. Menguji Foundation
Hanya di Punggung Tangan
Punggung tangan bukan
selalu representasi warna wajah. Karena itu, jangan menjadikannya satu-satunya
lokasi untuk menentukan shade.
2. Memilih Foundation
yang Terlalu Terang
Foundation tidak
bertujuan mengubah warna kulit menjadi jauh lebih putih. Fungsi utamanya adalah
membantu meratakan tampilan warna kulit.
Shade yang terlalu
terang dapat membuat wajah terlihat pucat atau abu-abu.
3. Hanya Mengikuti Nama
Shade
Setiap merek dapat
memiliki sistem penamaan warna yang berbeda. Shade bernama “Natural” pada satu
merek belum tentu memiliki warna yang sama pada merek lainnya.
4. Mengabaikan
Undertone
Dua foundation dapat
memiliki tingkat kecerahan yang hampir sama tetapi terlihat berbeda karena
undertone-nya berbeda. Karena itu, perhatikan tingkat warna dan undertone
secara bersamaan.
5. Membeli Foundation
Tanpa Memeriksa Pencahayaan
Warna foundation dapat
terlihat berbeda di bawah lampu toko dan cahaya alami. Selalu periksa hasil
swatch sebelum menentukan pilihan.
Mengatasi Foundation yang Terlanjur Salah Shade
Jika foundation
terlanjur terlalu terang, Anda dapat mempertimbangkan untuk mencampurnya dengan
shade yang sedikit lebih gelap, selama kedua produk memiliki formula yang dapat
digunakan bersama.
Jika foundation terlalu
gelap, mencampurnya dengan shade yang lebih terang juga dapat menjadi pilihan.
Sementara itu, jika
masalah utamanya adalah undertone yang tidak sesuai, penggunaan color mixer
atau corrector khusus complexion dapat membantu melakukan penyesuaian
warna.
Foundation yang terlalu
terang juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan dimensi pada area tertentu,
seperti bagian tengah wajah, selama hasil akhirnya tetap terlihat natural.
Foundation yang terlalu
gelap dapat digunakan secara terbatas sebagai bagian dari teknik dimensi wajah,
tetapi penggunaannya harus tetap disesuaikan dengan warna kulit.
Dengan sedikit
kreativitas, produk yang salah shade tidak selalu harus langsung dibuang.
Memahami Shade Foundation dari Setiap Merek
Salah satu hal yang
sering dilupakan ketika membeli foundation adalah perbedaan sistem shade
antarproduk.
Jangan menganggap bahwa
shade dengan nama yang sama akan menghasilkan warna yang identik. Setiap merek
dapat menggunakan sistem warna dan formulasi yang berbeda.
Jika Anda sudah
menemukan foundation yang cocok, catat nama shade dan karakter undertone-nya.
Informasi tersebut dapat menjadi referensi ketika mencari produk lain.
Namun, ketika berpindah
merek, tetap lakukan pengujian karena shade yang tampaknya setara belum tentu
memberikan hasil yang sama.
Tips Agar Foundation Terlihat Lebih Natural
Foundation yang tepat
seharusnya tidak membuat wajah terlihat seperti menggunakan lapisan warna yang
berbeda.
Setelah menemukan shade
yang sesuai, gunakan produk secukupnya dan ratakan secara merata pada wajah.
Jangan menggunakan foundation terlalu tebal hanya untuk menutupi seluruh
ketidaksempurnaan kulit.
Jika Anda menyukai
hasil base makeup natural, penggunaan foundation dengan jumlah yang
sesuai dapat membantu mempertahankan tampilan kulit yang lebih segar.
Jawaban Singkat:
Bagaimana Cara Memilih Shade Foundation agar Tidak Abu-Abu?
Pilih foundation yang
paling mendekati warna kulit dan sesuai dengan undertone, kemudian lakukan
swatch di garis rahang hingga mendekati leher. Bandingkan beberapa shade di
bawah pencahayaan alami dan tunggu beberapa saat untuk melihat perubahan
warnanya sebelum membeli.
Dengan cara tersebut,
risiko foundation terlihat terlalu terang, terlalu gelap, belang, kusam, atau
abu-abu dapat dikurangi.
Kesimpulan
Cara memilih shade
foundation yang tepat sesuai warna kulit tidak hanya bergantung pada apakah
kulit terlihat terang atau gelap. Anda juga perlu memperhatikan undertone,
kondisi kulit, area pengujian, pencahayaan, dan perubahan warna foundation
setelah digunakan.
Mulailah dengan
memahami skintone dan undertone. Setelah itu, pilih beberapa shade yang paling
mendekati dan lakukan swatch pada garis rahang hingga mendekati leher.
Jangan terburu-buru
menentukan pilihan hanya berdasarkan tampilan foundation ketika baru
diaplikasikan. Periksa hasilnya di bawah pencahayaan alami dan tunggu beberapa
saat untuk mengetahui apakah warna foundation berubah.
Foundation yang tepat
bukanlah foundation yang membuat kulit terlihat jauh lebih putih. Shade yang
tepat adalah warna yang mampu menyatu dengan kulit sehingga hasil makeup
terlihat natural, merata, dan tetap memperlihatkan karakter kulit asli.
FAQ
Mengapa foundation terlihat abu-abu di wajah?
Foundation dapat
terlihat abu-abu ketika warna atau undertone-nya tidak sesuai dengan kulit.
Shade yang terlalu terang juga dapat memberikan efek pucat atau keabu-abuan.
Bagaimana cara menentukan undertone kulit?
Anda dapat melihat
warna pembuluh darah sebagai salah satu petunjuk, kemudian membandingkannya
dengan karakter warna kulit dan kecocokan perhiasan. Namun, jangan hanya
menggunakan satu metode.
Apakah kulit sawo matang selalu memiliki warm undertone?
Tidak. Kulit sawo
matang dapat memiliki warm, cool, maupun neutral undertone.
Apakah foundation harus dicoba di tangan?
Sebaiknya tidak
menjadikan punggung tangan sebagai lokasi utama. Garis rahang hingga mendekati
leher lebih membantu untuk melihat apakah foundation menyatu dengan wajah.
Apakah foundation harus sama persis dengan warna kulit?
Foundation idealnya
menyatu dengan warna kulit sehingga tidak menciptakan perbedaan warna yang
mencolok antara wajah dan leher.
Apakah semua merek memiliki shade foundation yang sama?
Tidak. Setiap merek
dapat memiliki sistem shade dan karakter warna yang berbeda.
Bagaimana jika foundation terlanjur terlalu terang?
Foundation yang terlalu
terang dapat dicampur dengan shade yang lebih gelap jika kedua formula
kompatibel. Produk tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dimensi
wajah tertentu.
Bagaimana jika foundation terlanjur terlalu gelap?
Foundation dapat dicampur dengan shade yang lebih terang jika formulanya kompatibel. Penggunaannya juga dapat disesuaikan untuk memberikan dimensi pada area tertentu.


0 Komentar